Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dropship Vs Affiliate : Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dropship Vs Affiliate : Mana yang Lebih Menguntungkan?
ModernBisnis.com - Anak milenial sekarang tentu tidak asing lagi mendengar bisnis dropship dengan bisnis affiliate. Kedua bisnis ini sudah banyak dilakukan oleh pebisnis untuk meraup keuntungan yang bukan main. Tetapi manakah bisnis yang lebih menguntungkan?

Artikel ini akan membahas lengkap mengenai kedua bisnis ini mulai dari pengertian, kelebihan dan kekurangan serta mana yang lebih menguntungkan buat anda.

Apa itu Dropshipping ?

Dropship adalah suatu bisnis yang dikerjakan secara online, dimana anda dapat menjual barang/produk orang lain tanpa stock barang. Cara kerjanya seperti ini, anda tinggal mencari supplier terpercaya dan produk harga terbaik kemudian jual kembali ke orang lain dengan menambahkan margin keuntungan anda. Kalau jualannya laku, nanti supplier yang akan memproses/mengirimkan pesanan ke pelanggan atas nama anda.

Ada banyak sekali marketplace yang menyediakan sistem dropship yang bisa anda manfaatkan seperti di Shopee dan di tokopedia. Ada tiga cara yang bisa anda pelajari di Youtube secara lengkap bagaimana proses melakukan bisnis dropship ini.

1. Membuat Toko Online di Marketplace
Cara pertama ini sebelumnya pernah saya pelajari namun karena tidak terjung di bisnis dropship seperti ini sehingga sudah lupa bagaimana prosedur kerjanya. Namun Anda bisa belajar lengkap di Youtube cara menjadi dropship di toko online yang benar. Di sana anda akan diajarkan bagaimana membuat toko di marketplace sebagai dropship, bagaimana prosedur pembayarannya dan lain sebagainya.

2. Share/Beriklan di Sosial Media
Sistem dropship ini bisa anda kerjakan dengan mengambil gambar produk dari marketplace apakah itu dari shopee atau di tokopedia. Lalu anda share ke sosial media baik itu di facebook, instagram, pinterest, tiktok dan sosial media lainnya.

Cara kerjanya seperti ini, Jika ada yang memesan produk/barang yang anda jual, suruh dia bayar terlebih dahulu baik lewat rekening atau alat pembayaran lainnya. Kemudian anda ke marketplace tempat anda mengambil gambar produk tersebut lalu melakukan pemesanan, kemudian nanti diperincian pembayaran ada opsi "Sebagai Dropship" anda tinggal aktifkan.

Kemudian lengkapi alamat pengiriman barangnya ke alamat pembeli gersebut. Sehingga, barangnya akan ditujukan kepada pembeli dengan atas nama anda.

3. Dropship Bayar di Tempat
Cara ke-3 ini tidak beda jauh dari cara kedua hanya saja sistem pembayarannya COD/bayar di tempat.

Cara ini bisa anda lakukan jika pembeli tersebut anda sudah kenal atau orang tersebut tidak terlalu jauh dari lokasi anda. Karena kalau tidak maka resikonya anda bisa kena tipu. Soalnya banyak sekarang orang yang suka iseng. 

Prosedurnya seperti ini, anda share/iklankan gambar barang jualan anda ke sosial media kemudian jika ada yang mau beli jualan anda dengan sistem COD maka Anda tinggal ke marketplace tempat anda mengambil gambar produk itu.

Kmudian melakukan pemesanan lengkap dengan alamat rumah anda. Setelah barangnya sampai, tinggal antar ke rumah pembeli atau kalau kejauhan bisa pake kurir.

Apa kelebihan Dropshipping?

1. Komisi yang tinggi, karena anda sendiri yang menentukan margin keuntungan. Tetapi anda perlu belajar strategi marketing yang benar karena kalau anda tidak menerapkan strategi maka bisa saja penjualan anda akan semakin sulit untuk laku.

2. Modal minim, karena kalau anda dibayar langsung melalui rekening atau alat pembayaran lainnya anda bisa secara langsung menggunakan uang pembeli tersebut untuk membeli produk dari marketplace. Hanya saja bagi yang mau melakukan sistem COD maka anda perlu modal terlebih dahulu untuk membeli produk terlebih dahulu.

Apa kekurangan dropshipping?

1. Sulit menentukan supplier yang cocok, saat memulai bisnis dropshipping yang harus ditentukan terlebih dahulu adalah supplier yang bagus. Namun ini cukup sulit didapatkan karena begitu banyak supplier di marketplace sehingga sulit untuk  membedakan mana toko dropship dengan toko supplier.

Namun saran dari ModernBisnis ketika sulit menemukan supplier ada tiga cara:
• Cobalah anda mencari informasi di internet yang mengulas tentang supplier toko online yang terpercaya.
• Sebelum melakukan dropship di suatu toko silahkan tanya ke teman-teman, keluarga yang pernah beli di salah satu toko online. Bahwa belinya di toko yang mana, berapa kali beli di toko tersebut, apakah barangnya sesuai pesanan, pengiriman telat atau tepat waktu. Kalau bagus pelayanannya nah cobalah anda berbisnis dropship di tokonya.

• Cobalah membeli 1 - 3 produk dari salah satu toko yang pengen anda ambil barangnya untuk bisnis dropship kalau anda membeli barangnya berturut-turut dan pelayanan bagus maka cobalah ajak bekerja sama kemungkinan besar dialah salah satu supplier yang amanah.

2. Perlu mengelolah dukungan pelanggan, anda harus sering-sering aktif di sosial media setelah share/mengiklankan produk jualan anda. Karena anda yang bertanggung jawab dan melayani pelanggan sehingga butuh ruang waktu untuk melakukan bisnis ini.

3. Masalah ketersediaan stock barang, salah satu penyebab bisnis ini kadang tidak berjalan lancar itu adalah masalah ketersediaan barang. Karena kadang hari ini stocknya masih ada tetapi esok harinya belum tentu masih ada. 

Yang menjadi permasalahan adalah anda sebagai dropship pun tidak akan tahu apakah stocknya masih ada atau sudah habis. Anda akan tahu kalau stocknya habis ketika baru melakukan pemesanan ke toko tersebut sehingga itu alasan/penyebab langganan tidak jadi beli. 

Faktor selanjutnya adalah anda sebagai dropship kadang menunggu beberapa hari untu ketersediaan stock barang dari supplier

Apa itu Affiliate Marketing?

Bisnis Affiliasi adalah suatu bisnis online dimana seseorang akan mendapatkan komisi dari memasarkan produk orang lain atau suatu marketplace. Menerapkan bisnis affiliasi bukan hanya memasarkan produk/barang melainkan bisa juga berupa jasa. Jadi anda akan mendapatkan uang/imbalan dari komisi jika ada yang membeli produk dari kode referral anda.

Seperti salah satu penyedia hosting & domain terbaik indonesia yakni CloudHost akan memberikan komisi sebesar 70% kepada affiliasi jika ada yang membeli layanannya melalu link referral anda.

Apa kelebihan Affiliate Marketing?

1. Tidak ada biaya pendaftaran, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk menjadi anggota affiliasi di salah satu perusahaan/marketplace karena semua program sejenis ini Gratis buat yang mau mendaftar.

2. Tidak membutuhkan modal, dalam program affiliate marketing tidak dibutuhkan modal sama sekali untuk melakukan pemasaran produk, hanya saja kalau mau melakukan periklanan agar mudah menemukan konsumen itu bisa anda lakukan.

3. Tidak perlu mendukung pelayanan konsumen, Kerja anda hanya melakukan pemasaran atau kata lain anda hanya memberikan jalan menuju toko produk/layanan tersebut. Untuk masalah konsumen anda tidak perlu khawatir pihak penyedia affiliasi lah yang bertanggung jawab atas segalanya.

Apa kekurangan Affiliate Marketing?

1. Komisi berdasarkan persentase, salah satu kekurangan bisnis ini untuk segi margin bukan anda yang tentukan tetapi penyedia program affiliasi-lah yang menetapkan persentase yang didapatkan setiap sekali penjualan.

Inilah salah satu faktor penghasilan terbatas karena setiap produk memiliki persentase keuntungan yang berbeda, kadang ada yang hanya 2% . Untuk persentase keuntungan besar tentu harga produknya juga terlalu mahal sehingga produk sulit untuk laku tanpa menguasai strategi pemasaran.

2. Orang menghapus tautan affiliasi anda, kadang terjadi ketika anda membagikan kode referral untuk menuju ke salah satu marketplace namun banyak juga orang ketika tertarik melihat produk yang anda pasarkan bukannya mengklik kode referral anda tetapi langsung menuju ke marketplacenya.

Persamaan bisnis dropshipping dengan bisnis affiliate marketing:

• Modal kecil bahkan bisa dikatakan tanpa modal sama sekali.
• Memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi.
• Dapat di kerjakan dimana saja. 
• Mudah untuk dikerjakan kedua bisnisnya.

Perbedaan Dropshipping dengan Affiliate Marketing:

Dalam bisnis dropship anda bebas menentukan harga produk yang mau dipasarkan sehingga besar kecilnya keuntungan ada di tangan anda. Sedangkan bisnis affiliate marketing dalam segi pendapatan anda tidak diberi hak untuk mengatur margin keuntungan yang didapatkan setiap produk yang laku.

Kalau berbicara bisnis mana yang paling rekomendasi dan lebih menguntungkan dikerjakan menurut kami kedua bisnis ini memiliki peluang yang menguntungkan sama saja. Hanya saja tergantung dari strategi pemasaran.

Karena meskipun anda memberi margin keuntungan 200% pun tidak akan laku kalau anda tidak paham strategi yang baik. Tetapi meskipun dalam bisnis affiliate anda hanya untung 2% tetapi anda pintar melakukan pemasaran maka anda akan jauh lebih menguntungkan, begitu pun sebaliknya.

Tetapi kalau kita menilai dari segi prosedur kerjanya bisa dikatakan bisnis affiliate marketing yang jadi juara karena hanya share link referral sedangkan dropship anda yang melayani si calon pembeli.

Kesimpulan - Itulah perbedaan dropship & affiliate dari segi kelebihan kekurangan serta yang paling menguntungkan. Semoga ilmu ini bisa memberikan wawasan mengenai kedua hal tersebut sehingga anda tidak salah jalan Yah. Terima kasih!

Posting Komentar untuk "Dropship Vs Affiliate : Mana yang Lebih Menguntungkan?"