Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wajib Tahu! Perbedaan Subdomain & Domain TLD

Wajib Tahu! Perbedaan Subdomain vs Domain TLD
ModernBisnis.com - Terjung di dunia blogging tentu harus tahu terlebih dahulu bahwa penggunaan domain dibagi atas 2 jenis, yaitu Subdomain dan TLD ( Top Level Domain ).

Subdomain adalah domain atau alamat url blog yang berasal dari bawahaan platform, contoh; blogspot.com, wordpress.com dll. Sedangkan TLD adalah sebuah domain atau alamat blog ( com, net, biz, dll ) yang didapatkan ketika membeli di salah satu platform penyedia hosting & domain.

Lalu bagaimana kelebihan/kekurangan Subdomain dan TLD ? Berikut penjelasan lengkapnya.

Kelebihan Blog Subdomain:

1. Domain Gratis Seumur Hidup
Buat anda yang masih belajar atau terjung di dunia blogging pada saat membuat sebuah blog di blogger (blogspot) tentu gratis anda gunakan, mulai dari fitur yang disediakan bahkan anda bebas gonta ganti nama domain secara gratis. Bukan hanya domain tetapi juga menyediakan banyak tema blog yang bisa anda gunakan secara GRATIS.

2. Tembus Page One
Domain blogspot sebenarnya lebih diprioritaskan oleh Google karena domain yang anda gunakan adalah milik Google sendiri. Tetapi ada hal yang harus anda perhatikan adalah artikel yang berkualitas, SEO dan selalu update artikel.

Hal ini terbukti karena ada blogger Indonesia yang pernah saya baca mengenai pengalamannya kembali menggunakan Subdomain, dengan alasan blognya masuk ranking 2 tetapi setelah mengganti ke TLD ia mengalami kesulitan berada di page one lagi.

3. Subdomain Bisa Dimonetisasi
Berbicara mengenai monetisasi untuk sebuah blog anda harus tahu ada 2 jenis akun adsense yakni pertama, Nonhosted ( untuk seluruh domain & platform website) dan yang ke2, Hosted ( untuk blogger & youtube). Blog subdomain tentu dapat dimonetisasi asalkan memenuhi syarat monetisasi seperti biasanya.

Bukan hanya Google Adsense tapi juga bisa di monetisasi oleh penyedia iklan misalkan adnow, AdCash, Adsterra, Mgid dan lain-lain.

Kekurangan Blog Subdomain;

1. Terlihat Kurang Profesional
Salah satu alasan seorang blogger lebih memilih beralih ke domain TLD karena merasa blognya terlihat kurang terpercaya. Bukan hanya itu pada saat pembaca melakukan pencaharian di Internet dan melihat situs berdomain TLD dan blog subdomain tentu lebih memilih situs yang berdomain TLD.

Kenapa hal demikian? Kita sendiri ketika mencari sesuatu di internet tentu hal yang pertama kali diperhatikan adalah nama blognya. Oleh karena itu kekurangan dari subdomain ini memang sudah diketahui setelah  kita membuat sebuah blog.

Kelebihan Domain TLD;

1. Terlihat Professional
Ini kebalikan dari kekurangan subdomain, dengan memiliki domain TLD anda memiliki banyak keuntungan yakni pembaca mudah mengingat blog/website anda karena tidak memiliki banyak bla-bla di belakang nama blog anda. Dan tentunya blog anda terlihat sangat terpercaya oleh banyak orang. Baiknya seperti ini, meskipun kualitas blog subdomain dan TLD sama-sama bagus tapi ketika orang melihat nama blognya berakhiran com atau xyz, net dll tentu dia lebih memilih klik blog anda yang berdomain TLD.

2. Mudah Mendapatkan Visitor
Ini yang saya maksud di point pertama, dengan memiliki domain top level domain, maka pengunjung lebih dominan ke blog anda, dengan alasan informasinya tentu berkualitas karena blognya aja menggunakan domain berbayar. 

Tetapi bukan berarti menggunakan domain TLD sudah pasti mudah mendapatkan visitor karena Subdomain aja sering berada ranking antara 1-5. Jadi yang harus anda perhatikan adalah artikel yang mengandung SEO, blog yang responsif, banyak backlink dan loading blog lebih cepat. Maka dengan itu blog anda akan mudah ditemukan karena Google pasti merekomendasikan blog anda.

3. Harga Domain Bervariasi
Kenapa hal ini termasuk kelebihan dari domain TLD? karena tidak semua top level domain memiliki harga tinggi. TLD mencakup banyak domain seperti com, xyz, net, co.id, tech, me, my id, info, org, dll. Dan ini memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dari nama domain yang anda beli.

Misalkan domain my.id harganya dulu yang saya tahu 20ribu-50ribu pertahun dan domain lainnya. Sedangkan domain yang mahal itu com, net, tech, dan lain-lain. Untuk harga domain xyz yang pernah saya beli harganya 180ribu jauh lebih mahal dibandingkan dengan domain com.

Oleh karena itu tergantung dari anda mau yang murah atau mahal itu hak anda dan untuk domain harga murah/mahal itu sudah terlihat jauh lebih profesional.

4. Lelang Harga Tinggi
Hal ini bisa berlaku ketika anda sudah bosan menulis atau memang niat membuat blog/domain hanya untuk dijual. Kenapa bisa harga tinggi? Karena anda harus tahu bahwa belum tentu setiap domain yang kita ingin daftarkan ke TLD itu tersedia. Kadang kita pengen alamat domain yang kita inginkan tapi sudah tidak tersedia.

Contohnya seperti ini anda mau daftar nama domain abc[dot]xyz. Tentu anda tidak bisa mendapatkannya karena salah satu perusahaan Google sudah memiliki domain tersebut.

Anda bisa saja mendapatkan domain tersebut ketika pemiliknya mau jual ke anda dan meskipun pemiliknya mau menjualnya tentu mereka bebas menentukan harga tertinggi yang ia inginkan.

Jadi ide ini sangat bagus untuk mendapatkan keuntungan meskipun anda tidak memiliki artikel sama sekali. Apalagi kalau perusahaan besar yang menginginkan nama blog anda, tentu masalah harga tidak menjadi halangan untuk mendapatkan domain blog anda.

5. Semangat Update Artikel
Saat anda masih menggunakan subdomain bawahaan tentu anda memiliki rasa iri kepada blog yang memiliki nama domain keren tanpa ada nama blogspot di belakang nama blognya. Atau anda kurang bersemangat menulis karena dari nama blog anda yang kurang terlihat keren.

Karena saya sendiri pernah merasakan hal itu tetapi ketika saya menggunakan domain com perasaan untuk menulis selalu semangat meskipun misalkan belum gajian tapi hati sudah memiliki kepuasaan sendiri. 

Kekurangan Domain TLD;

1. Tanggal Kedaluarsa
Untuk harga domain memang bervariasi tergantung jenis domain yang anda inginkan. Tetapi harus diingat juga bahwa domain yang anda beli memiliki batas waktu/tanggal kedaluarsa.

Oleh sebab itu, sebelum membeli domain perhatikan biaya perpanjangan masa aktifnya karena kadang harga awal memang murah tetapi masa perpanjangannya jauh lebih mahal.

Bagaimana kalau lupa/tidak mampu membayarnya? Maka pihak penyedia domain tersebut berhak menjual/lelang domain anda.

2. Rank/Trafik akan hilang cukup lama
Buat anda yang memiliki subdomain sudah terindex dan ingin mengganti ke TLD tentu trafik dan rangking blog/website akan mengalami penurunan yang cukup drastis. Kenapa hal ini terjadi? Karena semua artikel anda akan di index ulang oleh mesin pencari google.

Kesimpulan - Letak perbedaan subdomain & domain TLD sangat mudah untuk diketahui setelah mengetahuo dari sisi kelebihan & kekurangannya. Untuk itu jika mau disimpulkan maka untuk membedakannya yaitu, Subdomain Gratis digunakan tetapi kurang profesional sedangkan Domain TLD berbayar tetapi memiliki tampilan yang sangat profesional.

Bagaimana cukup mudah bukan? Untuk perbedaan dari segi trafik atau pengunjung blog, hal ini tergantung dari kualitas artikel buatan anda. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Wajib Tahu! Perbedaan Subdomain & Domain TLD"